Polly po-cket

[Merenung Sampai Kapok]- Elegi Cinta Kolot (Seri: #1)

Senja memerahkan mega. Malam bersiap datang. Meski mentari malas untuk pulang. Seperti malasnya aku pergi dari sini. Dari sisa-sisa hutan yang papa ini. Bangkai hutan ini terlihat merana sekali dengan sisa-sisa pohonnya yang tumbang. Seperti merananya aku yang kebingungan karena kedatangan rasa yang aneh aku mengiranya. Cinta, begitu orang-orang menyebutnya. Sementara aku, aku tak tahu mesti menyebut rasa ini dengan sebutan apa. Entah rasa ini yang aneh, entah aku yang demikian primitif. Sama tak mengertinya. Bahkan untuk sekadar meraba soal ini saja aku tak tau. Parah sekali. Lalu, bagaimana aku bisa mengungkapkannya padamu, kalau aku sendiri pun tak tahu pasti apa yang aku rasakan.

Antara Aku, Kau dan Permen

Ingatkah kau? Saat kau luncurkan senyum terindah diwajahmu. Dilatari seragam putih abu-abu. Semoga bukan senyum pura-pura indah. Aku tau kau cantik. Sama tau katanya kita pacaran. Meski bukan cuma kau yang cantik. O, tentu. Boleh kau menamparku kalau mau. Tapi itu tetap tak membuat kau jadi wanita tercantik. Kau memang boleh cantik. Namun menurutku, bukan cantik kalau kau dan aku setiap hari harus mojok melulu di kantin. Bukan cuma soal tak cantik di kantongku tapi...

Hey Wapper Katrok ! Sini Kau !

Pertengkaran sengit antara dua wapper yang sama katroknya. Jangan sampai ketinggalan !

NB: Yang tidak katrok dan masih di bawah umur dilarang masuk !

Area Dewasa

xxx area, gambar telanjang, 17 , cewek bugil, gambar hot, 3gp panas terbaru 2011 download, cerita dewasa, skandal artis terbaru, video seks terbaru dan paling diburu. Buruan masuk !

Kartu Memori HP-ku Rusak

...tetapi, betapa ponsel ini telah bersamaku nyaris dalam segala hal. Mulai dari sebagai pendongeng pengantar tidurku, menjepret gambar narsisku, membuat tulisan ini, sampai sama-sama tercebur ke dalam empang pun pernah kami lakukan. Jadi, kalau dia sudah sedemikian...